19 March 2012

Tips Menentukan Topik Essai yang Menarik

Tips Menentukan Topik Essai yang Menarik
Mungkin sahabat mistergaptek pada bingung, bagaimana sih menentukan topik essai yang menarik? Topik merupakan kunci keberhasilan dalam menulis essai. Jadi jika topiknya tidak menarik, mungkin essai yang ditulis akan membosankan pembacanya. Nah, maka dari itu pilihlah tema yang unik dan topik yang menarik. Tips menentukan topik yang menarik antara lain:

1. Buat daftar topik
Sebelum memilih dan menentukan topik, ada baiknya Anda membuat daftar-daftar topik yang sesuai dan potensial untuk digarap. Daftar ini akan memberikan batasan pada Anda agar bekerja pada lingkup yang Anda kuasai. Setelah membuat daftar, mulailah persempit daftar topik potensial tersebut.

2. Hilangkan topik yang tidak bisa diperluas

Dari daftar topik yang sudah dibuat, pilihlah mana yang akan menjadi fokus penulisan Anda. Cobalah untuk memperluas topik itu. Kalau kemudian Anda berpikir bahwa topik tersebut memiliki peluang kecil untuk dikembangkan, segera ganti topik. Yang jelas, topik yang dipilih harus Anda kuasai dan memberikan keleluasaan untuk dikembangkan.

3. Hilangkan klise

Dalam membuat esai, pilihlah topik yang tidak klise alias hanya mengulang hal yang sering dibahas. Jika hal ini terjadi, saatnya Anda untuk beralih ke topik lain. Inti dari penulisan esai adalah untuk menonjolkan kemampuan Anda. Jika ingin memeriksa esai itu kembali, Anda harus merasa bahwa sebelumnya tidak pernah membaca tulisan itu.

4. Jangan memilih topik yang "mengiba"

Banyak permintaan untuk menulis esai mengenai kehidupan Anda. Biasanya, hal-hal yang diingat adalah kisah-kisah yang tragis. Meski diperbolehkan, Anda harus berhati-hati apakah dengan hal itu akan menyebabkan topik Anda menjadi buruk atau menyedihkan. Sebaiknya tulislah kisah-kisah yang positif tentang diri Anda.

5. Singkirkan topik yang sensitif/menyinggung

Ada sejumlah masalah yang harus Anda hindari saat memilih topik. Salah satunya, hindari yang bisa menyinggung perasaan orang lain. Misalnya, terkait kelompok tertentu, agama, atau kelompok politik. Kecuali hal itu memang berkaitan dengan kehidupan Anda.

6. Jangan sampai berbohong!

Tak perlu berambisi membuat esai yang fantastis dengan berbagai "bumbu" berlebihan atas sebuah peristiwa yang terjadi dalam hidup Anda. Yang perlu Anda lakukan adalah jujur. Tulislah setidaknya lima paragraf tentang pribadi Anda yang sesungguhnya. Penilai akan mengetahui apakah Anda jujur atau tidak.

7. Singkirkan hal negatif
Esai adalah kesempatan bagi Anda untuk memberikan kesan baik kepada tim penilai. Maka, hindarilah menceritakan hal kecil yang justru memberikan penilaian negatif terhadap Anda.

8. Tuliskan esai mengenai diri Anda
Salah satu tujuan penulisan esai yang menjadi syarat beasiswa adalah menceritakan tentang diri Anda, bukan orang lain. Jangan takut terhadap apa yang mereka pikirkan. Biarkan Anda menulis sesuai dengan gaya penulisan dan topik yang mengekspresikan tentang siapa Anda. Cara terbaik untuk menulis sebuah esai adalah dengan membiarkan kepribadian Anda muncul. Setiap topik yang Anda berikan harus terlihat seperti tulisan Anda.

9. Buang bagian yang tidak penting
Jika menurut Anda topik yang dipilih tidak memberikan kesan, maka jangan digunakan. Secara sederhana, pilihlah topik yang bisa meninggalkan kesan abadi bagi tim penilai. Sulit bagi mereka membedakan tulisan satu dengan tulisan lainnya. Oleh karena itu, Anda harus bekerja keras untuk dapat menonjolkan tulisan Anda. Untuk melakukan ini, Anda perlu menghilangkan topik yang tidak penting.

10. Pilih topik final
Setelah mereview hal-hal di atas, maka saatnya Anda menentukan topik. Pilih topik yang tersisa dari daftar yang telah dibuat dan paling sesuai dengan Anda.

Selamat mencoba!



sumber: Kompas

Artikel ini membantu? Silahkan klik tombol like dan share
Jangan lewatkan artikel terbaru Mr Gaptek! Silahkan berlanggan dengan klik tombol like
Previous Post
Next Post