13 March 2012

Menghindari Kesalahan dalam Pengelolaan Uang

Menghindari Kesalahan dalam Pengelolaan Uang
Pengelolaan uang yang tepat sangat menentukan kesuksesan hidup. Bila kita sudah terbiasa dengan gaji yang besar namun pola hidup yang boros maka di usia yang lanjut kita akan menjadi orang yang kesusahan, hal itu perlu diperhatikan sejak saat ini. Di negara barat, berbagai kesalahan pengelolaan uang telah diidentifikasi oleh pakar keuangan keluarga. Namun bagaimana dengan di negara kita? Berbagai kesalahan pengelolaan uang keluarga yang sebaiknya kita hindari agar kita dapat mewujudkan pola hidup hemat, antara lain:

1. Kebiasaan berandai-andai.
  • Kita berandai-andai, jika saya menghasilkan lebih banyak uang.
  • Kita mengandalkan kenaikan gaji untuk menutup utang.
  • Kita berhenti menabung atau berhenti membayar utang sampai datang hari yang lebih baik baru akan menabung atau membayar utang lagi.
  • Kita berharap mendapat warisan dalam jumlah yang besar.
2. Kebiasaan menunggu hujan padahal kita tidak punya payung
Kebiasaan menunggu hujan padahal kita tidak punya payung adala kebiasaan seseorang yang baru tersadar bahwa dengan semua biaya bulanan yang harus ditanggung, tidak ada lagi uang uang yang tersisa untuk ditabung. Ada keluarga yang sakit dan harus berobat dengan biaya yang mahal, kita tidak mampu membantu karena tidak memiliki tabungan sehingga kita harus berhutang.

3. Kebiasaan memberi makan "MONSTER"
Monster disini bukan monster yang seperti di film-film Ultraman atau Power Ranger. Monster yang dimaksudkan adalah pos-pos pengeluaran yang banyak dan tidak begitu urgent, misalnya kebiasaan belanja menghabiskan uang di awal bulan padahal masih terbentang hari-hari yang penuh dengan pengeluaran hingga akhir bulan. Kita memiliki hutang 3x lebih besar dari pendapatan kotor tahunan. Hal-hal seperti ini akan terus menyiksa kita jika kita terus dalam kebiasaan memberi makan monster.

4. Kendaraan mencerminkan siapa kita
Sebenarnya dengan memiliki satu mobil saja maka kebutuhan rumah tangga sudah tercukupi, namun karena kita memiliki rasa gengsi yang besar terhadap lingkungan sekitar akhirnya berani keredit mobil yang mewah bahkan juga keredit motor yang keren-keren. Sifat-sifat seperti itu mencerminkan siapa kita. Kebiasaan yang seperti itu hanya akan menghabiskan uang dengan tanpa hasil yang dapat dinikmati di masa tua nanti.

5. Mengabaikan hubungan uang dengan kesehatan.
Uang dan kesehatan sangat berkaitan erat. Jika kita sakit maka pastilah banyak uang yang dikeluarkan untuk berobat. Kalau kita membiasakan diri kita bekerja dengan over time dan tidak menghiraukan fisik maka percuma saja. Hasil yang didapat dari bekerja hanya akan habis digunakan untuk berobat. Apalagi kita bekerja keras hingga diri kita setres, itu hal yang bahaya bahkan akan mengancap kesadaran atau bisa menimbulkan kegilaan. Apalah gunanya kita kaya tapi kita GILA???

Artikel ini membantu? Silahkan klik tombol like dan share
Jangan lewatkan artikel terbaru Mr Gaptek! Silahkan berlanggan dengan klik tombol like
Previous Post
Next Post