24 March 2012

Enam Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Wawancara

Enam Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Wawancara
Ketika kita telah memahami tentang wawancara secara mendalam, maka sekarang saatnya kita mengetahui kesalahan yang sering dialami oleh pelamar pekerjaan dalam menghadapi wawancara.

  • Tidak melakukan persiapan
Ada kemungkinan namun tidak selalu, pewawancara memberikan pertanyaan seperti: "Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan ini?". Ternyata kita tidak bisa menjawab pertanyaan ini, maka pewawancara sudah tidak berminat lagi untuk memberikan pertanyaan lanjutan. Untuk mengatasi hal ini, cobalah mendapatkan informasi mengenai latar belakang sejarah perusahaan, lokasi, visi, dan misi perusahaan. Pelajari dengan baik dan jika perlu cetak sebelum Anda menghadapi wawancara.
  • Pakaian tidak tepat
Pakaian tidak tepat dapat secara tidak langsung mempengaruhi baik buruknya penilaian. Kita tentu ingin memakai pakaian yang tepat saat wawancara. Jika kita tidak yakin pakaian apa yang harus dipakai, kunjungi dan lihat karyawan perusahaan saat datang dan keluar kantor, untuk melihat apa yang mereka kenakan.
  • Kurangnya keterampilan dalam berkomunikasi
Ini adalah hal yang sangat penting bagi para pencari kerja, yaitu dapat berkomunikasi dengan baik pada semua orang, bersalaman, berkontak mata, memancarkan keyakinan, melibatkan orang yang berbicara dengan kita, dan mampu memberitahu kepada pewawancara bahwa kita calon terbaik untuk posisi ini.
  • Terlalu banyak bicara
Pewawancara tidak perlu mengetahui seluruh kisah kehidupan anda. Jangan terlalu bertele-tele seolah-olah anda pandai. Jika pewawancara sedang menanyakan sedikit kisah kehidupan anda, sebaiknya jawablah dengan singkat, langsung pada poin, dan terfokus cukup menjawab pertanyaan saja.
  • Memberikan jawaban salah
Pastikan anda mendengarkan pertanyaan dengan baik dan luangkan waktu untuk mengumpulkan pemikiran sebelum kita menjawab. Jangan sampai kita menguruk diri sendiri karena telah memberikan jawaban yang salah.
  • Lupa mengucapkan terima kasih
Untuk membuat kesan yang terbaik, jangan lupa untuk menindak lanjuti dengan mengucapkan terima kasih dan menunjukkan minat kita diterima pada posisi yang dibutuhkan perusahaan.

Sumber: Kusumastuti, Yatri K, 2009, Komunikasi Bisnis. 

Artikel ini membantu? Silahkan klik tombol like dan share
Jangan lewatkan artikel terbaru Mr Gaptek! Silahkan berlanggan dengan klik tombol like
Previous Post
Next Post